tak pernah bohong

langkah kaki itu terlihat semakin berat
berdebum hilangkan debu tebal mengalahkan rintik
terlihat sedikit kecewa tergambar pada wajahmu
ntah mengapa hatimu yang teguh sekarang runtuh
matamu mulai berkaca kaca
seberkas air mata itu turun perhalan
bersama hujan mengguyur deras
membawa kecewa yang tergambar jelas
itu dia? wanita yang tak lelah kau tunggu?
yang selalu buatmu kecewa?
percayalah aku tak pernah marah
ini hanya rasa yang tak sempat kamu ketahui

itu yang selalu aku tanyakan
mengapa matamu berbinar saat melihatku?
mengapa wajahmu masam saat mendengar aku dengan dia?
kamu takut?
takut rasa itu tiba tiba muncul karena terbiasa
membuat jarak karena kita saling mengelak
mencoba acuh saat rasa marah ingin meluap
aku tau kamu takut
matamu yang tak akan pernah bisa bohong
aku tak akan bisa mengacuhkanmu
tak akan bisa sekali tak memandangmu
tak akan bisa terbiasa mendengarmu dengannya
aku tak akan bisa
melihat hatimu jatuh hancur tergeletak begitu saja
aku tak akan tega melihat seperti itu melihat dia
dia yang selalu menggandeng tangan lain
meski aku tau dia selalu memanggilmu

kamu adalah orang itu
orang di persimpangan yang tak sengaja kehujanan
berteduh di kursi dekat danau tenang yang mengalir
hanya datang padaku saat kamu terluka
membayangkan aku seperti dia
ketahuilah aku bukan tempat pulang terbaik :')
L

Komentar

Postingan Populer