kenangan itu :)


Seperti senja melambai ombak
Kenangan hujan yang melekat
Pada batas kota bertabur senja
Kami pernah berjanji melingkar kelingking
Pada hujan tahun lalu
Menghitung butir hujan pada hari lalu
Mencintaimu seperti sosok seindah sakura
Aku percaya janji TUHAN pada hambaNYA
Tak pernah ingkar layak manusia
Pada rasio yang seakan jauh
Aku mencintaimu seperti janji dulu
Seperti matahari yang tak ingkar sinari bumi
Dalam secangkir kopi hangat
Kenangan itu terus melekat
pada serpih-serpih kenangan kubenamkan nikmat
hingga mengendap dalam aroma rindu pada dasarnya
pada dua cangkir kopi dimasa itu
seakan sedang terkenang:
mengingatkanku pada binar matamu
aku merindukankanmu
untuk kembali menghirup secangkir kopi ini

Komentar

Postingan Populer